Universitas Potensi Utama Melaju ke Tingkat Nasional Kontes Robot Indonesia 2016

Foto TIM Robotik UPU di KRI Regional 1Kerja keras Tim Robotik Universitas Potensi Utama dalam merakit Robot tidak sia-sia.

Kembali Tim Robotik Universitas Potensi Utama melaju ke Tingkat Nasional Kontes Robot Indonesia (KRI) tahun 2016 di Surabaya pada tanggal 1-3 Juni mendatang.

Universitas Potensi Utama mengikuti Kontes Robot Indonesia Divisi Robot Pemadam Api (KRPAI) Berkaki dan Kontes Robot Indonesia (KRPAI) Beroda untuk Regional I pada tanggal 14 Mei 2016 di Politeknik Caltex Riau. Kontes robot ini merupakan agenda tahunan kompetisi Sistem Cerdas di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Persiapan dilakukan tim robot yang tergabung dalam Potensi Utama Robotics Club (PURC) selama 6 bulan dengan mengikuti aturan-aturan dari RISTEKDIKTI yang dari tahun ketahun konsep lapangannya semakin sulit. Akan tetapi tim PURC dengan segenap kemampuannya membuat strategi dan mencari point pada masing-masing lapangan tersebut.

PURC mengirimkan KRPAI Beroda dengan nama robot "BETOR" yang di ketuai oleh Sahrial, anggotanya adalah Puji Widodo dan Sutrisno dengan pembimbing Vidi Agung Fragastia, S.Kom kemudian KRPAI Berkaki dengan nama robot "MAIMUN" yang diketahui oleh Denanto Heryawan, anggota Hamam dan Alan Akbar dengan pembimbing Iwan Fitrianto Rahmad, M.Kom. Nama-nama robot ini diambil dari icon yang terdapat di kota Medan.

Menurut Iwan Fitrianto Rahmad, M.Kom "Total peserta kontes robot sebanyak 58 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang berda di pulau Sumatera sedangkan yang dari kota Medan sebanyak 4 Perguruan Tinggi dan salah satunya adalah dari Universitas Potensi Utama. Meskipun demikian kami dari PURC tidak gentar dengan strategi-strategi lawan dikarenakan kami juga mempunyai strategi sendiri".

"Tugas dari robot tersebut adalah yang pertama wajib memadamkan titik API pada ruangan tertentu, akan tetapi titik Api tersebut tidak bisa kita tentukan melainkan berdasarkan pengacakan oleh dewan juri, dan begitu juga halnya dengan model ruangan yang tidak dapat kita tentukan. Yang kedua setelah memadamkan titik Api maka robot harus kembali ke titik start dan tidak boleh mencari titik Api (ini merupakan aturan baru dari pertandingan KRPAI yang sebelumnya wajib menelusuri ruangan) dan yang ketiga robot harus dapat melewati jembatan antar lapangan untuk mengangkat boneka" jelasnya.

Iwan mengatakan, pada saat pertandingan Trial pertama, robot Betor diaktifkan dengan Sound Generator yang berasal dari panitia, setelah itu robot menelusuri ruangan dan dapat memadamkan titik Api dalam waktu 19 detik dan ini merupakan robot tercepat memadamkan titik Api di Kontes Robot Indonesia Regional I akan tetapi teknik BETOR masih menggunakan Kipas dengan motor DC bukan Water Pump sehingga ada perbedaan point dengan robot Perguruan Tinggi lainnya. Pada Trial kedua Betor dapat melewati Jembatan akan tetapi pada saat menurunin jembatan Betor mengalami beban yang berlebih sehingga Betor terbalik yang mengakibatkan kami tidak dapat melanjutkan pertandingan dengan maksimum waktu 3 menit. Dari Hasil Trial kedua Betor mengalami perombakan pada sisi berat sehingga menjadi ringan, dan pada saat Trial ketiga merupakan Trial terakhir ternyata robot Betor mengalami kondisi tersangkut dengan aksesoris pada ruangan sehingga pertandingan pun dianggap selesai. Sementara itu di divisi KRPAI Berkaki robot MAIMUN Trial pertama memadamkan titik Api sekitar  2 menit dan pada Trial kedua kita mendapatkan pengacakan baik ruangan maupun titik Api yang sangat sulit sehingga robot Maimun hanya berputar-putar mengitari ruangan saja. Dan pada Trial ketiga kita juga masih mendapatkan ruangan yang sama akan tetapi robot Maimun jauh lebih baik karena dapat mendeteksi keberadaan titik Api.

Dari hasil pertandingan Kontes Robot Indonesia 2016 Regional I Robot Betor Universitas Potensi Utama mendapatkan Peringkat ke-2 dan Robot Maimun mendapatkan peringkat  ke-5. Pemenang dari Kontes Robot Indonesia Regional I akan diikut sertakan dalam Kontes Robot Nasional (KRN) 2016 di Surabaya tepatnya pada tanggal 1-3 Juni 2016. Untuk persiapan ditingkat Nasional, tim robot Universitas Potensi Utama sudah menyusun strategi apa-apa saja yang harus dihadapi dan bagaimana menangani kesalahan-kesalahan sebelumnya. Semoga tim robot Universitas Potensi Utama mampu Juara Nasonal dan diberangkatkan ke Kompetisi Tingkat Internasional.

Leave us a Comment