Mahasiswa UPU Duta Komunikasu

HI - 1Mahasiswa semester III Program Studi (Prodi) Ilmu Hubungan Internasional Universitas Potensi Utama (UPU), Febri Alfaruzi Sitorus dilantik menjadi Duta Komunitas Muda Anti Narkoba Sumatera Utara (Komunikasu) mewakili perguruan tinggi  yang ada di Sumatera Utara. Terpilihnya delegasi UPU berawal dari lomba orasi antar pelajar dan mahasiswa pada Seminar Sosialisasi dan Penyuluhan Anti Narkoba yang digelar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI), 23 April 2016. Demikian Sek-Prodi Ilmu Hubungan Internasional UPU, Muhammad Novan Prasetya, M.HI dalam acara peresmian dan pelantikan Kepengurusan Komunikau di Univa Medan, belum lama ini yang dihadiri Gubernur Sumatera Utara Ir. H. T. Erry Nuradi, Kabid Humas BNN Sumut, pejabat rektor dari berbagai perguruan tinggi dan perwakilan mahasiswa dari 17 sejumlah Universitas.

Dia mengatakan, orasi Febri Alfaruzi Sitorus mengusung tema, "Peran Pelajar dan Mahasiswa dalam menghadapi Status Indonesia Darurat Narkoba". Dalam lomba orasi tersebut, Febri menjadi orator terbaik dan secara aklamasi terpilih menjadi Duta Komunitas Muda Anti Narkoba Sumatera Utara," katanya. Muhammad Novan Prasetya menjelaskan, Komunikasu merupakan komitmen perguruan tinggi mendukung pemerintah menghadapi Indonesia darurat narkoba. Peran perguruan tinggi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di lingkungan kampus merupakan hal penting karena peredaran narkoba saat ini sudah merambah ke hampir semua lini kehidupan, termasuk ke lingkungan perguruan tinggi. "Kehadiran Komintas dapat mempersempit ruang gerak peredaran barang haram ini," katanya.

Karena itu, tema yang diambil Febri dinilai juri sangatrelevan. Prestasi mahasiswa Hubungan Internasional ini merupakan bukti bahwa proses pendidikan dan kurikulum yang diterapkan di prodi ini telah menunjukkan hasil yang positif. Hal ini juga sesuai dengan capaian Pembelajaran / Learning Out Comes dari Prodi Ilmu Hubungan Internasionaluntuk dapat menghasilkan mahasiswa yang mampu menganalisis persoalan-persoalan Nasional, Regional dan Internasional secara sistematis dengan pendekatan ilmiah, dan merumuskan solusi secara efektif, inovatif dan kreatif.

Mahasiswa dididik untuk dapat berfikir kritis dan menganalisa fenomena dan isu politik yang sedang berkembang dan menuangkan ide secara aktif, objektif dan beretika. Dekan Fakultas Ilmu Politik dan Kependidikan, Ashari P Swondo, M.HUM mengapresiasi keberhasilan yang diraih salah satu mahasiswanya. Apalagi dipercaya sebagai Duta Komunikasu. Amanah ini merupakan tanggungjawab besar dan harus disikapi dengan bijak. Febri harus bisa menjadi contoh yang baik dalam nelaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dan membawa nama baik institusi. Ashari menambahkan, sebagai prodi yang masih relatif baru di Sumut prodi Ilmu Hubungan Internasional, harus terus menunjukkan prestasi dan hal-hal yang positif dan inovatif untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.

Leave us a Comment