UPU Tuan Rumah Fete de la Science 2016

Event berskala nasional kembali digelar Universitas Potensi Utama melalui Prodi Ilmu Hubungan Internasional. Bekerjasama dengan Alliance Francaise Medan dan Institute France Indonesia, UPU kembali menggelar event nasional tahunan Fete de la Science 2016 dengan tajuk, Des Plantes et des Hommes yang berarti Makanan dan Kita. Acara ini dilaksanakan secara serentak di sejumlah kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta dan Medan sejak September sampai Desember 2016.

Untuk memeriahkan acara ini, serangkaian acara dan kegiatan edukatif disusun oleh panitia, seperti Seminar, Panel Exhibition, Presentasi Campus France, French Class Initiation, French Speech Competition, Singing Performances, French Food Presentation, dsb.

Dalam sambutannya, Ashari P Swondo, S.Pd.,M.Hum. selaku Dekan Fakultas Ilmu Politik dan Kependidikan menyatakan bahwa Event Fete de la Science ini merupakan wadah bagi mahasiswa/i kami untuk menunjukkan kreatifitas dan dapat menjadi pembelajaran lintas budaya yang sangat efektif. Event ini juga merupakah bentuk tindaklanjut dari kerjasama yang telah dibina dengan Alliance Francaise Medan dan diharapkan dapat meningkatkan penyelenggaraan dan pengembangan program studi ini.

Directeur Alliance Francaise Medan, Monsiuer Thomas Simoes, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa tujuan utama acara ini adalah membuat sains lebih mudah untuk semua orang dengan menggunakan pendekatan teoritis, praktis dan interaktif. Pesta Sains mendorong pertukaran ide dan mengajak generasi muda untuk peka terhadap persoalan sains internasional. Monsiuer Thomas juga berterimakasih dan menyampaikan apresiasi kepada UPU sebagai universitas mitra yang telah mensukseskan acara Fete dẻ la Science ini.

Di acara tersebut, Mahasiswi Prodi Ilmu Hubungan Internasional, Affifah Muflihah terpilih menjadi The Winner of French Speech Competition. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Directeur Alliance Francaise Medan, Monsieur Thomas Simoes. Di acara itu, Afifah yang kerap dipanggil dengan nama Vivi, menunjukkan kemahirannya berpidato dalam bahasa Perancis dan mempresentasikan demo masak kue Perancis, Crème Brulee yang mendapatkan antusias dari para hadirin.

“Inilah asyiknya kuliah di HI UPU, selain mempelajari isu-isu nasional dan internasional, hubungan lintas negara, diplomasi, hukum Internasional, dan organisasi Internasional, kami juga dibekali dengan penguasaan bahasa asing yang digunakan di PBB seperti bahasa Inggris, Perancis, Jepang, Arab dan China dan latar belakang budayanya.“ jelas Vivi.

Kemahiran dan prestasi berbahasa asing mahasiswa/i HI ini merupakan bukti bahwa penerapan kurikulum berbasis KKNI dan metode pembelajaran yang telah berjalan saat ini telah membuahkan hasil. Penguasaan bahasa asing merupakan nilai tambah bagi mahasiwa/i kami untuk memenangkan persaingan di dunia kerja nantinya, jelas Dwi Ardiyanti, M.A. selaku Kaprodi HI.

Pada sesi French Class Initiation, Sarah Bahr, Delegasi AF Medan mengajak seluruh peserta yang hadir untuk belajar bahasa Perancis dengan metode yang sangat komunikatif dan interaktif. Peserta dilibatkan dan diberikan kesempatan untuk mempraktekkan materi yang diajarkan secara langsung. Hal ini mendapatkan antusias dan atensi dari peserta yang penasaran ingin belajar bahasa Perancis dan diajar langsung oleh Native Speaker.

Dan sebagai acara puncak, Pihak AF Medan melakukan Presentasi Makanan Perancis, seperti Croissant, Macaron, Tart Tatine, Beef Bourguignon, Foie Gras, Crème Brulee, Baquette, French Fries, dsb. Acara yang dikemas dengan kuis interaktif ini merupakan acara yang ditunggu-tunggu karena peserta yang dapat menjawab pertanyaan mendapatkan kesempatan untuk mencicipi makanan yang dipresentasikan tersebut.

Acara ini ditutup dengan sesi Foto Bersama dengan seluruh peserta acara. Dan di akhir acara, Pihak AF mengundang seluruh peserta untuk menonton Pemutaran film documenter La guerre des grains (The seed war) dan Demain (Tomorrow) yang ditayangkan di Hotel Grand Aston.

Leave us a Comment