30 Tim Ikuti Kontes Robot Pengikut Garis

photo_2017-10-31_08-25-13
  Sebanyak 30 tim dari SMA/SMK dan perguruan tinggi (PT) mengikuti Kontes Robot Pengikut Garis yang berlangsung pada tanggal 28 dan 29 Oktober 2017 di Medan. Dalam siaran pers yang diterima MedanBisnis, Selasa (31/10), Pimpinan Millennium ICT Center Drs Herri Zulkarnain MSi yang diwakili  oleh Loyalty and Program Manager Daniel Hutajulu dalam sambutannya mengatakan, para peserta berasal berbagai SMA/SMK dan perguruan tinggi yang ada di Medan dan sekitarnya. "Sekolah-sekolah yang ikut berpartisipasi dalam ajang ini seperti SMK Negeri 9 Medan, SMK Telkom Medan, SMA Sutomo 2, SMA WR Supratman 2 dan SMK TIK Darussalam. Sementara kampus ataupun perguruan tinggi yang terlibat adalah  USU, UMSU, UNPRI, Polmed, Politeknik Ganesha, STT Poliprofesi Binjai, dan Universitas Potensi Utama," jelasnya. Daniel mengatakan, kontes yang diadakan pusat perbelanjaan Millennium ICT Center bekerjasama dengan Universitas Potensi Utama ini  bertujuan untuk mengajak kalangan siswa-siswi SMA/SMK dan mahasiswa yang ada di Kota Medan dan sekitarnya untuk serius menggeluti dunia robot. "Sehingga nantinya akan lahir dan terus bertumbuh generasi muda di Kota Medan pencipta robot-robot  modern di masa mendatang," ujarnya. Daniel mengatakan,  hingga saat ini Millennium ICT Center  merupakan satu-satunya pusat perbelanjaan yang mengadakan kontes robot di Medan dan sekitarnya. "Kontes ini merupakan yang kedua kalinya kita adakan. Untuk tahun depan, kami merencanakan akan menambah peserta yang berasal dari tingkat SD dan SMP. Sehingga dengan demikian, semua tingkatan pendidikan di Kota Medan dan sekitarnya dapat mengikuti  kompetisi  robot ini," tuturnya. Daniel mengatakan, pihaknya tidak hanya ingin dikenal sebagai  pusat bisnis di dunia teknologi saja, namun juga  sebagai wadah untuk ajang kreatifitas di dunia teknologi. Lebih lanjut dikatakan, sebagai bentuk komitmen, kompetisi robot akan diadakan setiap tahun dan pusat perbelanjaan tersebut memberikan piala bergilir untuk juara umum. "Kami juga mengajak  Universitas Potensi Utama sebagai patner penggagas konsep untuk penyelenggaraan kontes robot ini karena selain sebagai  universitas terkemuka di Kota Medan, mereka tentunya sangat berpengalaman dan berkompeten di dunia robotik, serta sering menjadi juara di kompetisi robotik baik skala  Sumatera Utara maupun  nasional," tuturnya. Daniel juga mengatakan, wadah untuk berkompetisi robot di Kota Medan dan sekitarnya perlu ditingkatkan lagi. Disamping itu, perlu dukungan dari semua  semua pihak sehingga sekolah dan kampus yang ada di Kota Medan dan sekitarnya bisa membanggakan di tingkat nasional bahkan untuk tingkat internasional dalam dunia robotik. Adapun pemenang untuk tingkat SMA/SMK  untuk juara 1 diraih  Tim ROBOSTEL X dari  SMK Telkom Medan. Juara 2  Tim ROST-A dari  SMA Sutomo 2 Medan.  Juara 3 diraih Tim ACE � TWO dari SMKN 9 Medan. Sedangkan juara The Best Algorithm diraih Tim ROBOSTEL X dari SMK Telkom Medan. Juara The Best Robot Design  Tim ACE-ALPHA dari SMK Negeri 9 Medan. Juara The Best Handmade Robot  Tim Robostel Z dari SMK Telkom Medan. Juara The Most Favorite Team  diraih Tim ACE � DARIYAN dari SMK Negeri 9 Medan. Untuk kategori SMA/SMK,  juara umum yang juga peraih piala bergilir adalah   SMK Telkom Medan. Sementara untuk tingkat mahasiswa, juara 1 diraih  Tim MIRACLE389 dari  Universitas Potensi Utama. Juara 2 Tim GANBATTE LF dari  STT Poliprofesi Binjai. Juara 3 diraih Tim AVA TI3 dari  Politeknik Ganesha. Untuk juara The Best Algorithm berhasil diraih Tim MIRACLE389 dari  Universitas Potensi Utama. Juara The Best Robot Design diraih Tim REM dari Politeknik Negeri Medan. Juara The Best Handmade Robot diraih Tim  SUSUK VII  dari Universitas Sumatera Utara dan juara The Most Favorite Team diraih oleh Tim ALFA UMSU. Untuk kategori ini, juara umum sekaligus peraih piala bergilir  adalah  Universitas Potensi Utama. (hisar hasibuan/ril) sumber : http://www.medanbisnisdaily.com

Leave us a Comment