Berita Info UPU

PENANDATANGANAN MOU ANTARA FAKULTAS ILMU POLITIK DAN KEPENDIDIKAN UPU DENGAN YAGASU

YAGASU merupakan sebuah NGO (Non Government Organitation) atau Organisasi Non Pemerintah yang bergerak dalam bidang pemberdayaan masyarakat dalam menangani masalah yang timbul di dalam masyarakat. YAGASU sendiri merupakan istilah dari Yayasan Gajah Sumatera, hal ini didasarkan karena pada awal berdirinya YAGASU menangani masalah tentang kesehatan gajah serta meredam konflik yang terjadi antara manusia dengan gajah.

Saat ini YAGASU masih tetap eksis dalam penanganan masalah yang terjadi pada masyarakat, tantangan YAGASU saat ini adalah  Konservasi hutan mangrove di kawasan pesisir. Saat ini isu terhadap keamanan manusia sangat sensitif dan harus selalu di jaga. YAGASU merupakan sebuah program yang sangat baik dalam menanggapi isu keamanan masyarakat saat ini, dengan berbagai kegiatan dan secara langsung terlibat ke lapangan berinteraksi langsung dengan masyarakat, mendengarkan dan memberikan solusi kepada masyarakat mengenai masalah sosial yang tengah berlangsung. YAGASU telah memiliki 120 desa binaan untuk konservasi mangrove dan telah merestorasi (rehab) 96.000 H mangrove serta memproteksi 25.000 H mangrove. YAGASU memiliki sekolah bagi anak pesisir dan telah memberdayakan masyarakat dengan mengolah berbagai makanan dari mangrove.

Fakultas Ilmu Politik dan Kependidikan melakukan kerjasama dengan YAGASU untuk tujuan dapat melaksanakan program pembelajaran yang tidak hanya mengenai teori namun dapat direalisasikan dalam bentuk proses terjun langsung ke lapangan, hal ini sesuai dengan profil lulusan Hubungan Internasional yang tidak hanya bekerja sebagai Diplomat namun dapat bekerja di NGO dan instansi negara lain yang berhubungan dengan minat dan bakat mahasiswa. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap ekosistem alam, tanggap akan masalah sosial di masyarakat, memiliki rasa kesadaran diri sebagai mahasiswa dengan mengabdi kepada masyarakat, membantu terciptanya pengetahuan dan rasa sosial yang tinggi.

Author: Aulia dan Amanda (PersMa)