Berita

SDC 2018 (SHORT DIPLOMATIC COURSE) MELATIH MAHASISWA HI PIAWAI BERDIPLOMASI

Short diplomtic course adalah salah satu program mata kuliah yang ada dalam ilmu hubungan internasional. Dengan mempelajari SDC mahasiswa ilmu hubungan internasional dapat mempelajari bagaimana cara berdiplomatik dalam menyelesaikan konflik-konflik internasional yang ada dengan cara mencari solusi secara bersama-sama dengan berdiplomasi di dalam pertemuan antar negara.

            Mahasiswa ilmu hubungan internasional fakultas ilmu politk dan kependidikan menyelenggarakan suatu kegiatan Short Diplomatic Course pertama di gedung Universitas Potensi Utama dengan tema “REFUGEE CRISIS IN 21st CENTURY” pada sabtu 19 mei 2018. Melalui acara ini mahasiswa dilatih seperti para delegasi-delegasi dari berbagai negara yang ada di eropa dan timur tengah yang menghadiri pertemuan United Nasional High Commissioner For Refugees (UNHCR). Delegasi dari berbagai negara yang ada di Eropa mempresentasikan kondisi di setiap negara dengan datangnya para pengungsi dari timur tengah ke negara-negara yang ada di eropa. Sedangkan delegasi-delegasi dari timur tengah mempersentasikan kondisi di negaranya apakah negaranya sudah amat untuk mengambil kembali para pengungsi yang ada di eropa. Setelah saling mempresentasikan maka para delegasi membuat suatu Draf Resulusi untuk melindungi hak-hak pengungsi.

            SDC yang dilakukan mahasiswa ilmu hubungan internasional dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Politik dan Kependidikan Ashari P. Suwondo, M.Hum. Kaprodi Ilmu Ilmu Hubungan Internasional Muhammad  Novan Prasetya, M.H.I, serta dosen-dosen HI. Output dari kegiatan ini adalah mahasiswa bisa menghasilkan resolusi dari masalah yang sudah dibuat dan bisa menghasilkan draft atas permasalahan serta solusi yang bisa digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah, SDC tahun ini juga lebih spesial karena akan dirangaikan dengan acara buka puasa bersama” ujar Kaprodi HI bapak Muh.  Novan Prasetya, M.H.I.

Kegiatan SDC ini diharapkan dapat melatih mahasiswa mengetahui bagaimana cara berdiplomasi dengan para delegasi dari negara- negara lain, membentuk kebijakan dan juga langkah penyelesaian masalah di dalam Institusi Internasional. Mahasiswa juga diperkenalkan tentang prosedur proses pembentukan kebijakan di dalam badan PBB, memberikan pengalaman praktek negosiasi dan  lobi sebagai pengembangan kemampuan para peserta Hubungan Internasional.

 

Author: Dian dan Ridwan (KOMAHI)